21 orang membuka akun live dalam 1 jam terakhir

Buka akun trading live
Dapatkan bonus kredit Anda hingga $5.000
Switch Markets Logo
MasukBuka Akun

CFD adalah instrumen kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang dengan cepat karena leverage. 71% akun investor ritel kehilangan uang saat trading CFD dengan penyedia ini. Anda harus mempertimbangkan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda mampu menanggung risiko tinggi kehilangan uang Anda.

Panduan Menggunakan Trailing Stop Loss di MT4/5

Panduan Menggunakan Trailing Stop Loss di MT4/5

12 menit 51 detik|Ditulis oleh: Shain Vernier|Terakhir diperbarui: 29 September 2026

Kesuksesan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh ketepatan waktu saat membuka posisi, tetapi juga tentang mengetahui kapan harus keluar dan bagaimana cara melindungi keuntungan Anda. Di sinilah trailing stop loss sangat berguna.

Order trailing stop loss secara otomatis menyesuaikan level stop Anda saat harga pasar bergerak searah dengan posisi Anda, membantu mengunci keuntungan sekaligus membatasi risiko.

Dalam panduan singkat ini, kami akan menjelaskan apa itu trailing stop loss, cara kerjanya, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya secara efektif di MetaTrader 4 dan 5.

Apa itu Trailing Stop Loss?

Trailing stop loss adalah jenis order stop yang "mengikuti" (trail) harga pasar dari posisi terbuka dengan jarak tertentu yang telah ditentukan. Berbeda dengan stop loss biasa yang tetap berada pada harga statis, trailing stop bergerak secara otomatis (hanya ke satu arah) saat harga bergerak menguntungkan.

Sederhananya, jika harga pasar naik untuk posisi beli (buy), trailing stop juga akan ikut naik untuk menjaga jarak yang telah ditentukan antara harga pasar saat ini dan level stop tersebut. Jika harga kemudian mulai turun, level stop akan tetap di posisinya – sehingga berpotensi mengunci keuntungan atau mengurangi kerugian pada transaksi tersebut.

Penyesuaian dinamis ini membuat trailing stop sangat berguna untuk mengikuti tren (riding trends) sekaligus melindungi posisi dari pembalikan arah (reversal). Pada akhirnya, ini adalah salah satu teknik trading manajemen risiko terbaik.

Tip Pro
Tidak ada satu persentase trailing stop "terbaik" yang cocok untuk setiap transaksi; semuanya bergantung pada volatilitas aset dan gaya trading Anda. Namun, panduan umum untuk saham adalah menggunakan trailing stop antara 5% hingga 20%.

Bagaimana Cara Kerja Trailing Stop Loss?

Saat Anda mengatur trailing stop, Anda menentukan seberapa jauh jarak stop loss di belakang harga saat ini (biasanya ditentukan dalam pip, poin, atau persentase).

Selama transaksi bergerak ke arah yang menguntungkan, trailing stop akan terus menyesuaikan level stop loss untuk mempertahankan jarak yang telah ditentukan tersebut.

Jika pasar berbalik arah sebesar jarak tersebut atau lebih, trailing stop akan terpicu dan menutup posisi Anda.

Pada dasarnya, trailing stop loss memastikan bahwa jika transaksi Anda terus menghasilkan keuntungan, level stop akan ikut naik (atau turun untuk posisi jual/short), tetapi jika transaksi Anda mulai merugi, stop loss akan tersentuh dan posisi Anda akan ditutup.

Contoh Trailing Stop Loss

Sebagai ilustrasi, katakanlah Anda membeli saham seharga $100 dan menetapkan trailing stop loss sebesar 5% di bawah harga saat ini. Awalnya, stop loss Anda berada di $95 (5% di bawah $100). Jika pasar naik ke $120, trailing stop akan naik ke $114 (yaitu 5% di bawah $120). Sekarang Anda telah mengunci keuntungan setidaknya $14 per saham jika harga turun. Jika harga saham kemudian turun dari $120 ke $114 atau lebih rendah, trailing stop akan terpicu dan menjual saham di sekitar level tersebut, sehingga mengamankan keuntungan Anda.

Di sisi lain, jika harga terus naik hingga $130, stop loss akan mengikuti di belakang pada level $123,5 (5% di bawah $130), dan seterusnya. Dengan cara ini, stop loss "mengikuti" pergerakan naik, membiarkan keuntungan terus berjalan (letting profits run) sambil tetap membatasi potensi kerugian atau mengunci keuntungan seiring berjalannya waktu.

contoh trailing stop loss

Dalam kasus trading Forex di MT4/MT5, trailing stop biasanya diatur dalam poin atau pip. Sebagai contoh, Anda dapat menetapkan trailing stop sebesar 50 pip pada posisi beli (long) AUD/USD. Jika AUD/USD bergerak menguntungkan Anda sebesar 50 pip, platform akan menempatkan stop loss 50 pip di atas harga masuk Anda (untuk transaksi beli). Seiring harga terus naik, stop loss akan terus bergerak naik dengan kelipatan 50 pip. Jika pasar berbalik arah sebesar 50 pip dari titik puncaknya, trailing stop akan aktif dan menutup transaksi Anda, mengunci keuntungan yang telah terkumpul hingga titik tersebut.

Mengapa Anda Harus Menggunakan Order Trailing Stop Loss?

Trailing stop loss menawarkan beberapa keuntungan bagi para trader aktif dan investor. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Mengunci keuntungan secara otomatis: Manfaat terbesar adalah kemampuan untuk mengamankan keuntungan tanpa harus menyesuaikan stop loss Anda secara manual. Seiring transaksi menjadi lebih menguntungkan, trailing stop akan bergerak untuk melindungi keuntungan tersebut. Ini menghilangkan kebutuhan untuk memantau pasar terus-menerus dan dapat menangkap lebih banyak keuntungan jika tren berlangsung lama.
  • Membatasi risiko kerugian: Seperti halnya stop loss biasa, trailing stop tetap memberikan jaring pengaman jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda. Anda dapat menentukan terlebih dahulu kerugian maksimum (atau jumlah keuntungan yang rela Anda lepas kembali) yang dapat Anda toleransi. Hal ini dapat mencegah transaksi yang sudah profit berbalik menjadi rugi.
  • Mengikuti tren besar (ride trends): Trailing stop membantu Anda bertahan dalam transaksi yang menguntungkan lebih lama. Alih-alih melakukan take profit terlalu cepat karena takut, Anda membiarkan momentum pasar yang menentukan kapan harus keluar. Dalam tren naik yang kuat, trailing stop akan terus bergerak naik dan hanya akan menutup posisi setelah tren akhirnya berbalik arah sebesar jarak yang telah Anda tentukan.
  • Trading bebas emosi: Karena level stop bergerak secara otomatis, hal ini mengurangi gangguan emosional dalam trading. Trader sering kali kesulitan memutuskan kapan harus menggeser stop loss atau mengambil keuntungan. Trailing stop menegakkan disiplin dengan mematuhi aturan yang telah ditentukan sebelumnya, yang sangat berguna saat Anda tidak sedang memantau layar atau saat menggunakan strategi otomatis. (Bahkan bot trading AI atau sistem algoritmik dapat menggunakan trailing stop sebagai bagian dari manajemen risikonya.)
  • Menyesuaikan dengan volatilitas: Anda dapat menyesuaikan jarak trailing berdasarkan volatilitas pasar atau strategi Anda. Untuk aset yang sangat volatil, Anda mungkin menggunakan jarak trailing yang lebih lebar agar tidak terkena stop out akibat fluktuasi normal (noise). Untuk pasar yang lebih stabil atau strategi yang lebih ketat, Anda dapat menggunakan jarak yang lebih sempit. Fleksibilitas ini membuat alat manajemen risiko ini dapat beradaptasi dengan berbagai gaya dan kondisi trading.

Catatan: Di pasar yang bergejolak (choppy) atau bergerak dalam rentang terbatas (range-bound), trailing stop yang terlalu ketat dapat membuat Anda terkena stop out pada ayunan harga kecil sebelum akhirnya harga bergerak kembali searah dengan posisi Anda.

Sangat penting untuk memilih jarak trailing yang sesuai berdasarkan volatilitas aset. Kami akan membahas tips mengenai hal ini di bagian FAQ (lihat "Berapa persentase trailing stop yang bagus?").

The biggest benefit of a trailing stop loss order is the ability to secure profits without manually adjusting your stop. As the trade becomes more profitable, the trailing stop moves to protect those gains. This removes the need for constant monitoring and can capture more profit if a trend runs far.

Cara Mengatur Trailing Stop Loss di MetaTrader 4 (MT4)

MetaTrader 4 adalah salah satu platform trading paling populer, dan mengatur trailing stop di MT4 sangatlah mudah.

Perlu diingat bahwa fitur trailing stop di MT4 hanya berfungsi pada aplikasi desktop (bukan pada platform web atau aplikasi seluler), dan platform trading Anda harus dalam keadaan aktif agar fitur ini dapat berfungsi.

Berikut cara mengonfigurasi trailing stop loss di MT4:

Di MT4 Desktop

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk mengatur order trailing stop loss di MT4 desktop:

  1. Klik kanan pada transaksi terbuka Anda: Di platform MT4 desktop, buka tab "Trade" pada jendela Terminal (panel bawah). Temukan posisi terbuka yang ingin Anda lindungi dan klik kanan pada baris tersebut. Ini akan membuka menu konteks.
  2. Pilih "Trailing Stop" dan atur nilainya: Di menu konteks, arahkan kursor ke "Trailing Stop". Anda akan melihat daftar jarak trailing yang telah ditentukan sebelumnya (dalam poin) dan opsi untuk memilih "Custom" guna memasukkan angka tertentu. Pilih jarak trailing yang diinginkan. Sebagai contoh, memilih "50 points" akan menetapkan trailing stop sebesar 5 pip (untuk broker yang menggunakan harga 5 digit, karena 10 poin = 1 pip).
  3. Aktifkan dan pantau: Setelah Anda memilih nilai, trailing stop akan diterapkan pada posisi tersebut. Fitur ini akan tetap tidak aktif (dormant) sampai posisi Anda menghasilkan keuntungan setidaknya sebesar jumlah poin tersebut. Kemudian, platform akan secara otomatis menempatkan stop loss yang "mengikuti" harga. Seiring transaksi bergerak semakin menguntungkan, stop loss akan menyesuaikan diri secara otomatis. Anda dapat melihat pembaruan level stop loss secara real-time pada grafik Anda atau di tab "Trade".

Menu Trailing Stop di menu konteks MT4 menawarkan opsi poin preset atau nilai kustom untuk jarak trailing.

trailing stop loss mt4 desktop

Tangkapan layar di atas menunjukkan daftar level trailing stop yang tersedia (dalam poin) saat Anda mengklik kanan pada posisi terbuka. Anda dapat memilih salah satu dari nilai-nilai ini atau menetapkan angka kustom untuk menentukan seberapa jauh stop loss akan mengikuti harga.

Penting: MT4 harus tetap terbuka agar trailing stop dapat berfungsi. Jika Anda menutup platform atau kehilangan koneksi internet, trailing stop akan berhenti menyesuaikan (stop loss terakhir yang ditetapkan akan tetap ada, tetapi tidak akan bergerak lebih jauh). Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan VPS, yang merupakan alat wajib bagi para trader.

Di MT4 Seluler (Mobile)

Aplikasi seluler MT4 (Android/iOS) tidak memiliki fungsi trailing stop loss. Tidak ada opsi untuk mengatur trailing stop pada versi seluler.

Jika Anda melakukan trading dari ponsel dan ingin menggunakan trailing stop, Anda harus melakukannya secara manual: yaitu, memindahkan order stop loss Anda secara berkala ke level yang lebih tinggi seiring transaksi bergerak menguntungkan Anda. Anda juga dapat mengatur peringatan harga (price alert) di ponsel Anda untuk mengetahui kapan harus menyesuaikan stop loss Anda.

Untuk trailing stop yang sepenuhnya otomatis, Anda harus menggunakan platform MT4 desktop (atau menjalankan MT4 di komputer/VPS yang selalu online).

Selain itu, MetaTrader WebTrader (platform browser) juga tidak mendukung trailing stop, sehingga aplikasi desktop sangat diperlukan untuk menggunakan fitur ini.

Cara Mengatur Trailing Stop Loss di MetaTrader 5 (MT5)

Mengatur trailing stop di MetaTrader 5 pada dasarnya memiliki proses yang sama dengan di MT4.

Di platform MT5 desktop, buka panel Toolbox (bawah) dan temukan transaksi Anda di bawah tab "Trade". Klik kanan pada posisi terbuka dan pilih "Trailing Stop". Anda kemudian dapat memilih jarak preset (dalam poin) atau klik "Custom" untuk memasukkan jumlah poin tertentu untuk trailing stop Anda.

Setelah diatur, trailing stop akan aktif setelah posisi Anda menghasilkan keuntungan setidaknya sebesar jarak tersebut, kemudian secara otomatis mengikuti harga seperti yang dijelaskan pada MT4.

Pastikan untuk tetap menjalankan MT5; trailing stop di MT5 juga memerlukan platform dalam keadaan terbuka agar dapat berfungsi.

Di MT5 Seluler (Mobile)

Sama seperti MT4, aplikasi seluler MetaTrader 5 tidak mendukung trailing stop. Anda tidak dapat mengatur order trailing stop pada aplikasi seluler MT5.

Jika Anda perlu menggunakan trailing stop, Anda harus melakukannya di platform desktop (atau menyesuaikan stop loss Anda secara manual di aplikasi seluler seiring pergerakan harga).

Trailing Stop Loss vs Trailing Stop Limit

Baik order trailing stop loss maupun trailing stop limit secara otomatis mengikuti harga di belakang posisi Anda, tetapi perbedaannya terletak pada bagaimana order tersebut dieksekusi ketika level stop tercapai:

  • Trailing Stop Loss: Memicu market order ketika harga stop tersentuh. Ini berarti posisi akan ditutup pada harga pasar berikutnya yang tersedia. Anda hampir pasti akan keluar dari transaksi, tetapi harga keluar yang tepat bisa mengalami slippage jika pasar bergerak cepat atau terjadi gap harga.
  • Trailing Stop Limit: Memicu limit order ketika harga stop tersentuh. Transaksi hanya akan ditutup pada harga stop yang ditentukan (atau lebih baik). Ini dapat mencegah penjualan di bawah harga yang Anda inginkan, tetapi jika pasar turun melewati harga stop Anda lebih cepat daripada waktu pengisian order, order tersebut mungkin tidak akan dieksekusi. Dalam kasus tersebut, Anda tetap berada dalam posisi tersebut dan bisa kehilangan lebih banyak jika harga terus bergerak berlawanan dengan Anda.

Secara umum, order trailing stop loss (market order) lebih disukai oleh sebagian besar trader karena kepastian eksekusinya – transaksi Anda akan ditutup begitu level stop tercapai. Trailing stop limit digunakan oleh beberapa trader untuk mengontrol price slippage (selisih harga), tetapi membawa risiko tidak adanya eksekusi di pasar yang bergerak cepat.

MetaTrader 4 dan 5 hanya mendukung order trailing stop loss standar (market), sehingga dalam praktiknya, Anda akan menggunakan jenis tersebut di MT4/MT5.

Tip Pro
Di MT4/MT5, order trailing stop dikelola oleh terminal klien (komputer Anda), bukan oleh server broker. Ini berarti platform MetaTrader Anda harus tetap terbuka dan terhubung ke internet agar trailing stop dapat menyesuaikan secara aktif. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah menggunakan VPS, yang memungkinkan Anda menjalankan platform trading di server virtual.

Kata Penutup

Order trailing stop adalah alat yang sangat berguna untuk memaksimalkan keuntungan dan membatasi kerugian dalam transaksi aktif. Dengan memindahkan level stop loss Anda secara otomatis ke atas (untuk posisi beli/long) atau ke bawah (untuk posisi jual/short) seiring pergerakan pasar yang menguntungkan Anda, trailing stop memungkinkan Anda mengunci keuntungan tanpa perlu terus-menerus memantau posisi tersebut.

Di MetaTrader 4 dan 5, fitur ini tersedia di platform desktop dan dapat membuat manajemen transaksi menjadi lebih otomatis serta bebas stres setelah dikonfigurasi.

Seperti halnya strategi trading lainnya dan berbagai jenis order trading yang ada, Anda harus menggunakan trailing stop dengan bijak. Jika trailing stop diatur terlalu ketat, fluktuasi pasar yang normal dapat membuat Anda terkena stop out dari transaksi yang bagus secara prematur. Jika diatur terlalu lebar, Anda mungkin akan kehilangan sebagian besar keuntungan Anda sebelum stop loss tersentuh. Sering kali diperlukan beberapa eksperimen untuk menemukan jarak trailing yang optimal untuk setiap pasar dan strategi.

Now bahwa Anda memahami apa itu trailing stop loss dan cara menggunakannya di MT4/MT5, Anda dapat berlatih untuk memasukkannya ke dalam rencana trading Anda. Dengan pengaturan yang tepat, trailing stop dapat membantu Anda membiarkan keuntungan terus berjalan (let winners run) sambil tetap melindungi Anda saat pasar berbalik arah.

Buka Akun Sekarang


FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan populer yang sering kami terima mengenai trailing stop loss:

Bagaimana cara kerja order trailing stop loss?

Trailing stop loss bekerja dengan cara memindahkan harga stop loss Anda secara otomatis seiring dengan pergerakan pasar yang menguntungkan. Anda menetapkan jarak tertentu (dalam poin, pip, atau persentase) agar stop loss mengikuti harga saat ini.

Selama harga bergerak ke arah yang menguntungkan, trailing stop akan "mengejar" harga dengan tetap menjaga jarak yang telah ditentukan tersebut. Jika harga berbalik arah sebesar jarak tersebut, order trailing stop akan terpicu dan menutup transaksi.

Berapa persentase trailing stop yang bagus?

Tidak ada satu persentase trailing stop "terbaik" yang cocok untuk setiap transaksi; semuanya bergantung pada volatilitas aset dan gaya trading Anda. Namun, panduan umum untuk saham adalah menggunakan trailing stop antara 5% hingga 20%.

Sebagai contoh, seorang swing trader mungkin menggunakan sekitar 10% trailing stop pada posisi saham untuk memberikan ruang fluktuasi, sedangkan seorang day trader mungkin menggunakan trailing stop yang lebih ketat sebesar 2-5%. Dalam trading forex, persentase lebih jarang digunakan; trader biasanya berpikir dalam satuan pip atau menggunakan indikator seperti Average True Range (ATR) untuk menetapkan trailing stop.

Praktik yang baik adalah menyesuaikan trailing stop dengan volatilitas pasar: jika suatu aset biasanya bergerak 1-2% dalam sehari, menetapkan trailing stop sebesar 0,5% kemungkinan besar akan terlalu ketat (Anda akan terkena stop out pada ayunan harga normal). Di sisi lain, stop loss sebesar 10% pada aset yang hampir tidak bergerak 1% sehari akan terlalu lebar untuk melindungi keuntungan secara efektif.

Apakah saya bisa mengatur trailing stop di aplikasi seluler MetaTrader?

Tidak. Baik aplikasi seluler MT4 maupun MT5 tidak memiliki opsi untuk mengatur trailing stop loss. Aplikasi seluler hanya mendukung order stop loss dan take profit dasar pada level statis.

Apakah saya harus tetap menjalankan MetaTrader agar trailing stop dapat berfungsi?

Ya. Di MT4/MT5, order trailing stop dikelola oleh terminal klien (komputer Anda), bukan oleh server broker. Ini berarti platform MetaTrader Anda harus tetap terbuka dan terhubung ke internet agar trailing stop dapat menyesuaikan secara aktif.

Jika Anda menutup platform atau mematikan PC Anda, trailing stop akan berhenti bergerak karena server tidak memperbaruinya. Level stop loss terakhir yang ditetapkan akan tetap berlaku di server broker, tetapi tidak akan bergeser lebih jauh tanpa adanya terminal klien Anda yang berjalan. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan VPS, yang diberikan secara gratis oleh Switch Markets kepada semua klien yang membuka akun trading.

Apa perbedaan antara trailing stop loss dan stop loss biasa?

Stop loss biasa adalah harga statis yang Anda tentukan untuk keluar dari transaksi guna membatasi kerugian Anda (atau melindungi sejumlah keuntungan). Level ini tidak akan berubah setelah Anda mengaturnya (kecuali jika Anda memindahkannya secara manual).

Di sisi lain, trailing stop loss bersifat dinamis. Jika pasar berbalik arah lebih dari jarak yang ditentukan tersebut, trailing stop akan terpicu dan menutup transaksi.

Pengungkapan Risiko: Informasi yang disediakan dalam artikel ini tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, rekomendasi investasi, jaminan keuntungan, atau pelindung dari kerugian. Konten kami hanya untuk tujuan informasi dan membantu Anda memahami risiko serta kompleksitas pasar ini dengan menyediakan analisis objektif. Sebelum melakukan trading, pertimbangkan dengan cermat pengalaman, tujuan keuangan, dan toleransi risiko Anda. Trading melibatkan potensi kerugian finansial yang signifikan dan tidak cocok untuk semua orang.

Belum Siap untuk Trading Live? Trading dengan percaya diri menggunakan akun demo dalam kondisi yang menyerupai pasar riil. Coba Trading Demo